Mengasah Single Bevel

Mengasah pisau single bevel secara manual bisa dibilang susah-susah-susah, terutama untuk pisau dengan bahan yang memang sudah keras dari sononya, selain sudut yang tidak boleh berubah dari flat menjadi convex, juga tidak adanya kompensasi penghilangan burr dari samping sebaliknya memberikan tantangan lain dalam proses pengasahan Single bevel ini.

Adalah sebuah pisau Tanto Single Bevel karya Pohan Leu, yang beberapa master perpisauan orang klaim indestructible, tank dan lain sebagainya yang datang ke hadapan. Pisau ini milik master Katana dari Djokja, tuan Becool1. begitu dipegang sudah pasti kesan tanto yang sederhana, tetapi berkelas, berat yang luar biasa seakan memegang pisau berat di tangan...... (Kelebihan itu yang nyebut kaya megang Tank......tank sih nggak kinclong kaya gini...xixixixixi) dan tajam.....Saya sendiri nggak ngerti kenapa si Empunya ngirim ini pisau dengan embel-embel mohon diasahkan. Lha wong pisau udah tajem gini mau diasah apanya lagi..:D

Dengan sedikit rasa ragu, pisau ini ditimang dicoba dan akhirnya penulis (ciyeee!!!) berkesimpulan pisau yang sudah tajem tapi disuruh diasahkan ini punya satu kelemahan, entah hasil pengasahan atau dari sononya di bagian mata pisau terdapat bur mikro yang terasa saat diraba, dan rebah ke arah blade yang rata, langkah pertama adalah mencoba stropping dengan kulit. tetapi setelah setengah jam stropping seperti mengerok kulit dengan pisau, mungkin karena bahan blade yang keras. Akhirnya langkah berikutnya dilakukan dengan berbekal ampelas grit 1500, dan posisi serata mungkin burr tersebut dihilangkan dan.... Whoala !!!burrnya ilang.

Tapi kemudian muncul masalah bahwa di bekas Burr yang dihilangkan ada bekas ampelas yang walalu sangat halus tapi mengganggu, akhirnya langkah berikuntnya dilakukan, harus digosok sampai ilang, untuk hal ini saya menggunakan teknik yang diajarkan oleh juragan Theblindog yaitu :
  1. Siapkan kulit, Langsol/brasso/autosol/ bahan poles lainnya dan tentu saja pisaunya.
  2. Bahan poles tadi diusapkan ke permukaan kulit, pada hal ini saya menggunakan langsol
  3. Dengan perlahan, dimulai dengan tenaga, posisi pisau yang steady pisau mulai diasah dengan bagian tajam menghadap pada kita. hal ini dilakukan untuk mengindari kulit tersayat oleh pisau.
  4. Lakukan berulang ulang dengan sabar. untuk pisau yang digunakan di foto, saya melakukannya selama tiga malam beturut-turut,dengan waktu setiap malam selama 1-1,5 jam
  5. bila telah dirasa cukup tajam silahkan coba sayat kertas..... dan share di sini apabila anda mempraktekannya juga.

sekedar Barbuk... semoga berkenan






9 comments:

  1. Kesabaran adalah kunci nya ya kang, didukung teknik dan peralatan pendukung :)
    Salut Kang... infonya benar2 berharga

    ReplyDelete
  2. @anonymous... ditambah mau..:D hanya sekedar sharing semoga bermanfaat...

    ReplyDelete
  3. muup burr thu apa?

    ReplyDelete
  4. Burr yang dimaksud disini adalah sisa metal yang terangkat tapi tidak terlepas hasil dari pengasahan, dalam kerja pemesinan dengan penggunaan mesin burr ini mudah terlihat di sudut-sudut benda kerja, biasanya dibersihkan dengan kikir, tetapi dalam pengasahan burr ini relatif lebih kecil, bahkan tidak terlihat bisa terasa atau tidak apabila diraba (jangan coba-coba merabanya bila belum terlatih atau tahu apa yang anda lakukan)dan jangan coba hilangkan burr pada edge pisau dengan kikir...:D

    ReplyDelete
  5. kang munculnya burr itu harus dihilangkan atau memang sengaja dimunculkan, sepenangkapan saya kalo burr yang dimaksud muncul kan jadi agak kasar2 gitu yah mata pisaunya, kl mmg mau dihilangkan dengan cara bagaimana ya
    tks

    ReplyDelete
  6. Burr itu harus dihilangkan, karena itu adalah efek ikutan dari proses cutting oleh batu asah, umumnya terjadi manakala pengasahan dilakukan dengan teknik menjauhi edge ( bila edge menghadap ke depan diasah dengan cara mundur ) coba dengan mengasah maju. apabila burrnya keras dan lebih mengarah pada micro rolling, stroping mungkin akan menyelesaikan masalah.

    ReplyDelete
  7. iya kang saya coba ngasah pisau bahan SS yg ga tau jenisnya apa muncul burrnya, memang wkt diraba trasa agak kasar walaupun tidak terlihat mata, pernah baca sih katanya kl burr muncul waktu ngasah tanda cara ngasahnya dah bener n mmg dirasa tajam, tp waktu tes pake HVS seret n nyendat n hasil potongan ga halus....apa mungkin ya krn msh ad burr,,,,ngatasinnya gmn ya kang biar nyayat HVS bs halus.....
    tks

    ReplyDelete
  8. sori kang bacanya jawaban diatas buru2.....sepertiya dah dijawab dengan ngasah maju ya :), eh nanya skalian, kl sisi kiri diasah mundur n sisi kanan maju (u ngilangin burr)kira2 oke ga...
    tks

    ReplyDelete
  9. hmmmm mungkin bisa..... ada teknik lain yang direkomendasikan Buck Knives, dengtan arah memutar silahkan dicoba..... coba jangan pake yang mahhal dulu sayang.... pisau-pisau dengan microbevel buatan china juga sebenernya bagus koq...

    ReplyDelete